Program Studi PGSD FKIP Gelar Lokakarya "Dari Budaya ke Matematika: Berkreasi melalui Etnomatematika"
Published on: 19 Jun 2026

Berita
Tangerang Selatan, 19 Juni 2026 – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), sukses menyelenggarakan kegiatan Lokakarya Pendidikan Guru Sekolah Dasar dengan mengusung tema "Lokakarya: Dari Budaya ke Matematika – Berkreasi melalui Etnomatematika". Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Jumat, 19 Juni 2026, dan diikuti oleh dosen, dan mahasiswa program studi pendidikan guru sekolah dasar fakultas keguruan dan ilmu pendidikan universitas pamulang
Lokakarya ini diselenggarakan sebagai upaya untuk memperkuat kompetensi calon guru dan pendidik dalam mengembangkan pembelajaran matematika yang kontekstual, kreatif, serta berakar pada kekayaan budaya lokal. Melalui pendekatan etnomatematika, peserta diajak untuk memahami bahwa konsep-konsep matematika tidak hanya ditemukan di dalam buku pelajaran, tetapi juga hadir dalam berbagai praktik budaya, tradisi, seni, arsitektur, permainan, hingga kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.
Hadir sebagai narasumber utama, Dr. Wahyudi, M.Pd., yang menyampaikan materi mengenai pentingnya mengintegrasikan budaya dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa etnomatematika merupakan pendekatan yang mampu menjembatani pembelajaran matematika dengan pengalaman nyata peserta didik melalui budaya yang mereka kenal. Dengan demikian, proses pembelajaran menjadi lebih bermakna, menarik, sekaligus mampu menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya bangsa.
Dr. Wahyudi juga memberikan berbagai contoh implementasi etnomatematika dalam pembelajaran, seperti pemanfaatan motif batik untuk mengenalkan konsep geometri dan simetri, permainan tradisional sebagai media pembelajaran berhitung, serta berbagai bentuk kearifan lokal yang dapat dikembangkan menjadi sumber belajar inovatif. Menurut beliau, guru perlu memiliki kreativitas dalam menggali potensi budaya daerah sebagai bagian dari strategi pembelajaran yang relevan dengan karakteristik peserta didik.
Kegiatan lokakarya berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Berbagai pertanyaan dan pengalaman dibagikan mengenai praktik pembelajaran berbasis budaya di sekolah, sehingga tercipta ruang kolaborasi dan pertukaran ide yang konstruktif.
Melalui penyelenggaraan lokakarya ini, Program Studi PGSD FKIP berharap dapat meningkatkan wawasan, kompetensi profesional, serta kreativitas para calon guru dan pendidik dalam merancang pembelajaran matematika yang inovatif, kontekstual, dan berorientasi pada pelestarian budaya lokal. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Program Studi PGSD FKIP Universitas Pamulang dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan dasar melalui pengembangan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan abad ke-21 tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya bangsa.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat untuk mengintegrasikan budaya dalam pembelajaran semakin berkembang sehingga lahir generasi pendidik yang mampu menghadirkan proses belajar yang menyenangkan, bermakna, serta mampu membentuk peserta didik yang cerdas, kreatif, dan bangga terhadap warisan budaya Indonesia.




